Di dalam kandungan
Ibu menghitung hari
Kapan bisa menatap wajah anak ini
Ketika anak-anak
Mulai pandai
Membaca, menulis dan menghitung
Ibu menghitung hari lagi
Kapan bisa dihantar anak ke sekolah
Ketika anak ini meningkat remaja
Dengan bangga
Ibu menghitung hari
Agar anak digelar mahasiswa mahasiswi
Ketika usia anak meningkat dewasa
Segulung sarjana tanda berjaya
Ibu menghitung hari lagi
Kapan anakku bisa jadi pegawai tinggi
Ketika anak ini
Menjawat jawatan penting lagi tinggi
Ibu tidak henti-henti
Menghitung hari
Kapan pula bisa ibu bermenantu
Ibu masih lagi menghitung hari
Kali ini.....
Kapan pula ibu bisa menimang cucu
Demi kelangsungan zuriat si ibu
Demi kelangsungan zuriat si ibu
Ibu kini masih menghitung hari
Untuk tidak lagi menghitung hari-hari
Ibu tidak lagi menghitung hari
Kerna hitungan hari terakhir telah dikunjungi....
Kini ibu serahkan
Penghitungan hari
Dan hari-hari seterusnya
Kepada sang anak
Yang dikasihi
Nukilan ini khas buat ibuku yang telah pergi 10
tahun yang lalu. Tidak lupa juga untuk semua ibu-ibu yang telah membesarkan anak-anak mereka dengan jerih dan payah sehingga berjaya menjadi manusia yang dapat menaburkan bakti kepada ibubapa mereka, bangsa dan juga negara.
Semuga mereka (ibu-ibu dari kalangan muslimat) yang masih hidup mahupun yang telah pergi diampuni Allah swt dan dimasukkan ke dalam
golongan orang-orang yang diredhaiNYA dan dirahmati jua hendaknya.
Amin.
terlalu banyak perkara yang di hitung kan..menarik nukilan ni..
BalasPadamapa pun..al fatihah utk arwah ibu pak mail..semoga roh arwah di tempat kan di kalangan orang2 yang terpilih..amin
chiii,
PadamTentu sekali banyak yang difikirkan. Suatu hari nanti chii juga akan berada di posisi demikian.
Insya'Allah.
salam Pak Mail...artikel yg saya pinjam dari Pak Mail, saya akan post ke dalam blog saya 24 April, selasa. Selamat Hari TLDM yang ke 78 ya, walaupun sudah bersara. Saya mmg suka baca cerita2 lama dan tgk gambar2 lama...teruskan menulis ya Pak Mail!
BalasPadamSalam kembali cik faye,
PadamTerima kasih. Insya'Allah saya akan menulis selagi masih dipinjamkan sedikit kudrat dari Yang Maha Gagah lagi Perkasa.
Salam Pak Mail...
BalasPadamSatu nukilan yg turut saya rasakan bersama, biarpun ibu saya masih ada lagi...Alfatihah buat arwah ibu Pak Mail....
Salam kembali Yas,
PadamTerima kasih.
Sdr Pak Mail,
BalasPadamPerhubungan dengan ibu,bapa dan ahli keluarga yang telah tiada jangan kita putuskan selagi kita masih hidup.Tolonglah doakan mereka.
Saudara UjangKutik,
PadamTerima kasih atas ingatan ini.
Semoga Allah cucuri roh bonda yang dikasihi
BalasPadamPakcik AlManar,
PadamTerima kasih atas doa itu.